April 5, 2025

Alisajohnslimo | Seluk Beluk Dunia Otomotif

Explor lebih dalam lagi mengenai hal terbaru dan terlengkap seputar otomotif

Shockbreaker Motor Vario Rusak? Kenali Ciri-Cirinya!

Shockbreaker adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor, termasuk Honda Vario. Fungsinya the silit adalah menyerap getaran dan guncangan saat berkendara, sehingga perjalanan lebih nyaman dan stabil. Jika shockbreaker rusak atau bermasalah, kenyamanan dan keselamatan berkendara bisa terganggu.

Lalu, bagaimana cara mengenali tanda-tanda shockbreaker motor Vario yang mulai rusak? Simak beberapa ciri-ciri berikut!

1. Motor Terasa Tidak Stabil Saat Dikendarai

Jika motor terasa bergoyang atau tidak stabil saat melewati jalanan bergelombang atau berlubang, bisa jadi shockbreaker sudah tidak bekerja dengan baik. Hal ini disebabkan oleh kemampuan redamannya yang menurun, sehingga getaran tidak bisa terserap dengan maksimal.

2. Timbul Bunyi “Jedug” atau “Ngeletak”

Salah satu tanda paling jelas bahwa shockbreaker mulai bermasalah adalah munculnya suara “jedug” atau “ngeletak” ketika melewati jalan rusak atau polisi tidur. Suara ini bisa terjadi karena oli di dalam shockbreaker sudah habis atau komponen dalamnya aus.

3. Motor Terasa Lebih Keras atau Terlalu Empuk

Shockbreaker yang sehat memiliki tingkat kekerasan yang ideal—tidak terlalu empuk, tidak terlalu keras. Jika motor terasa lebih keras dan tidak nyaman saat melewati jalanan bergelombang, kemungkinan per pada shock sudah melemah. Sebaliknya, jika terasa terlalu empuk dan mudah goyang, bisa jadi tekanan dalam shock sudah berkurang.

4. Oli Shockbreaker Bocor

Ciri-ciri paling mudah dikenali adalah adanya rembesan atau kebocoran oli di area shockbreaker, terutama di bagian tabung. Oli yang bocor akan mengurangi daya redam shockbreaker, sehingga performanya menurun drastis. Jika menemukan oli merembes, segera periksa dan ganti shockbreaker sebelum kerusakan semakin parah.

5. Ban Belakang atau Depan Terasa Melayang

Jika shockbreaker belakang bermasalah, ban belakang akan terasa kurang mencengkeram jalan, terutama saat melewati jalan bergelombang. Motor bisa terasa seperti melayang atau limbung. Begitu juga jika shockbreaker depan rusak, roda depan bisa terasa kurang stabil saat mengerem atau berbelok.

6. Saat Direm, Motor Terasa Miring atau Oleng

Shockbreaker yang sudah rusak bisa menyebabkan distribusi beban motor menjadi tidak seimbang. Akibatnya, saat mengerem atau menikung, motor bisa terasa miring atau oleng ke satu sisi. Hal ini sangat berbahaya dan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

7. Ada Karat atau Komponen Shock Mulai Rusak

Ciri-ciri shockbreaker rusak mulai  berkarat atau ada bagian yang retak, performanya pasti akan berkurang. Perhatikan juga bagian sil karet dan baut apakah masih dalam kondisi baik atau sudah aus.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Shockbreaker Rusak?

Jika motor Vario menunjukkan tanda-tanda di atas, segera lakukan pemeriksaan dan perbaikan. Berikut beberapa solusi yang bisa dilakukan:

  • Periksa dan bersihkan shockbreaker secara berkala.

  • Jika oli bocor, segera ganti oli shockbreaker atau servis di bengkel terpercaya.

  • Jika shockbreaker sudah tidak bisa diperbaiki, sebaiknya ganti dengan yang baru untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara.

BACA JUGA DISINI: Beginilah Mesin Ferrari yang Mencetak Sejarah di Dunia Otomotif

Share: Facebook Twitter Linkedin
Tinggalkan Balasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *